Hopkins Ingin Balas Dendam Setelah Dikalahkan Jones 17 Tahun Lalu

Hopkins Ingin Balas Dendam Setelah Dikalahkan Jones 17 Tahun Lalu

New York (ANTARA/Reuters) – Bernard Hopkins ingin balas dendam setelah dikalahkan dengan angka oleh lawannya Roy Jones Jr 17 tahun lalu, dan waktu pertemuan mereka sudah semakin dekat.

Hopkins (45) dengan rekor 50-5-1 termasuk 32 menang KO, menyebut pertandingan mereka itu bersifat historis, pribadi dan penting.

Ia mengucapkan kata-katanya itu dalam debat kedua petinju tersebut Selasa, menjelang pertandiangan tidak memperebutkan gelar yang diadakan di Las Vegas pada 3 April mendatang.

“Bagi saya, pertandingan nanti secara personal dan sejarah merupakan arena balas dendam atas kekalahan saya. Saya kira ini merupakan bab terakhir dari permainan tinju Roy,” kata Hopkins.

Kedua petinju itu baru bertemu kembali setelah sebelumnya bertarung dalam perebutan gelar kelas menengah IBF pada 22 Mei 1993.

Jones (41) dengan rekor tanding 54-6 di antaranya 40 menang KO, mengingatkan Hopkins sebagai petinju “keras kepala”.

“Satu hal yang pasti, dan ini merupakan kenyataan dan fakta yang belum berubah, saya tetap dapat mengalahkannya,” kata Jones.

“Saya tidak pernah menjadi besar kepala dan tidak akan pernah. Pernyataan saya amat sederhana, ia tidak menang pada pertemuan pertama kami dan kini juga tidak akan pernah menang,” katanya.

Sudah lama tidak ada spekulasi tentang tanding ulang kedua petinju itu dan kekalahan KO Jones pada ronde pertama atas petinju Australia Danny Green Desember lalu membuat pernyataannya itu dikhawatirkan kebenarannya.

Tergantung pada banyaknya penonton melalui televisi kabel, kedua petinju itu dijanjikan mendapat bayaran antara enam sampai 10 juta dolar, kata Richard Schaefer, promotor Golden Boy Enterprises.

Kedua petinju itu bobotnya 79 kilogram saat ini tetapi berat badan untuk pertandingan mereka masih belum diputuskan.

Post to Twitter Post to Facebook

Leave a Reply