STREAMING
Home » Article » Famous
Mengenang Benny Panjaitan si “John Lennon” Indonesia
Rabu 25 Oktober 2017

Musisi legendaris Benny Panjaitan yang dikenal sebagai vokalis dari grup music lawas Panbers, wafat pada 24 oktober 2017 pukul 09.50 di Tanggerang, Banten. 

 

Dilansir dari CNN Indonesia, kabar tersebut dikonfirmasi oleh musisi senior Bens Leo, jika Banny benar-benar meninggal.

Benny memang pernah menderita stroke. Pada 2015 ia bahkan pernah dirawat di rumah sakit karena tak sadarkan diri setelah mengeluh pusing. Menurut penuturan Bardy Sitorus, kerabat dekat Benny, dokter melihat ada cairan di dalam otaknya.

Bens mengatakan, sebelum meninggal kondisi Benny memang naik turun. "Sebetulnya enggak sakit, tapi naik turun," katanya.

Benny Panjaitan yang  lahir pada 14 september 1948 ini merupakan salah satu pentolan Panbers atau Pandjaitan Bersaudara. Panbers dibentuk terinspirasi dari Koes bersaudara, sehingga secara spontan terbentuk Panbers. Grup ini sudah menciptakan banyak karya-karya yang menjadi popular pada jaman 70-an.

 

Dalam perkembangannya formasi Panbers berubah dan bertambah. Mereka akhirnya punya Maxi Pandelaki sebagai basis, Hans Noya sebagai lead guitar dan Hendri Lamiri pada biola.

Hampir semua lagu yang dipopulerkan Panbers adalah ciptaan Benny. Peran dan fungsinya sama vitalnya dengan John Lennon di The Beatles, Freddy Mercury di Queen, Mick Jagger di Rolling Stones, Achmad Albar di God Bless, atau Rhoma Irama di Soneta Group.

Namun kini, Panjaitan Bersaudara hanya menyisakan Sido. Grup ini telah ditinggal sang sulung, Hans pada 1995 karena sakit Jantung. Lima belas tahun berselang, Doan wafat karena komplikasi dan gagal ginjal yang diderita. Kini, Benny menyusul adik dan kakaknya.

Padahal Benny tak seperti musisi sekarang yang ‘banyak gaya.’ Ia selalu menjaga pola hidup sehat, termasuk menjauhi rokok dan minuman beralkohol. Selamat jalan, Benny.

 

Salah satu wujud menghormati Benny yang disebut legenda, pada 23 November mendatang, rencananya akan digelar konser sekaligus peluncuran buku "Perjalanan Panjang Sang Legend" di Graha Bhakti Budaya, TIM.

 

Sumber : cnnindonesia.com

Artikel Lainnya
Up Comming Event
Rabu 15 November 2017 @Soloradio